4 Jenis UPS yang Beredar Di Pasaran

Beberapa dari kita mungkin sudah mengenali kegunaan atau fungsi dari sebuah UPS, tetapi apakah Anda sudah mengetahui jenis – jenis UPS?

Di pasaran Anda akan menemukan empat jenis UPS yang memiliki spesifikasi dan peruntukkan yang berbeda. Maka dari itu sangat penting untuk kita mengetahui terlebih dahulu barang yang akan kita beli atau kita gunakan. Berikut informasinya :

1. UPS Standby

UPS Standby adalah jenis UPS yang umumnya digunakan untuk kebutuhan personal atau rumahan saja. Penggunaan UPS jenis ini diperuntukkan untuk penggunaan sederhana seperti televisi, kulkas, ac dan perangkat elektronik rumahan lainnya.

Untuk harganya sendiri berkisaran di angka 500ribu rupiah dan cukup terjangkau untuk penggunaan atau pemakaian di UPS 1kVA terbaik sampai 2kVA dan untuk pemakaian diatas 2kVA tidak bisa digunakan. Maka dari itu UPS ini hanya cocok digunakan untuk ukuran rumahan saja.

Kekurangan : tidak bisa digunakan untuk pemakaian diatas 2kVA
Kelebihan : harga terjangkau, efesiensi tinggi, desain compact
Penggunaan : cocok untuk kebutuhan rumah atau personal

2.UPS Line Interactive

UPS dengan penggunaan sampai 5kVA ini cocok untuk kebutuhan bisnis kecil yang memiliki penggunaan arus listrik yang mulai banyak. Biasanya digunakan untuk kebutuhan server. Beberapa server milik pemerintahan pun juga menggunkan UPS jenis ini.

Harga UPS Line Interactive tentunya lebih mahal dari jenis Standby, namun tentunya penggunaan dan keunggulannya juga berbeda.

Kekurangan : tidak bisa digunakan untuk pemakaian di atas 5kVA, hanya bisa dibawah penggunaan seperti untuk penggunaan UPS 1Kva terbaik
Kelebihan : tingkat efisiensi tinggi, realibilitas tinggi, dapat menyesuaikan arus voltase dengan baik
Penggunaan : cocok untuk kalangan bisnis kecil dan cocok untuk penggunaan di daerah dengan arus listrik yang tidak menentu

3. UPS Double Conversion Online

Tipe UPS yang bisa dibilang mendekati gambaran dari sebuah UPS yang ideal, memiliki daya lebih dari 10kVA namun sayang tipe ini menghasilkan panas yang tinggi.

UPS jenis ini memiliki sumber tenaga utama pada Inverter bukan pada sumberi listrik AC. Untuk harganya sendiri jauh lebih mahal dengan tingkat efisiensi yang rendah.

Kekurangan : efisiensinya rendah, harganya cukup mahal, memiliki panas yang berlebih
Kelebihan : penyesuain voltase cukup baik, penggunaan untuk sambungan pararel mudah digunakan
Penggunaan : untuk kebutuhan bisnis menengah

4. Delta Conversion Online

UPS ini merupakan pembaruan dari UPS Double Conversion yang memiliki daya dari 5kVA sampai 1.6MW dan memiliki kesamaan dengan UPS Double Conversion pada tenaga utamanya yaitu menggunakan inverter. Sistemnya pun memiliki penyusaian yang cukup baik sehingga cocok digunakan untuk kebutuhan besar.

Kekurangan : harganya terbilang mahal, tidak cocok untuk digunakan dibawah daya 5kVA
Kelebihan : penyesuaian voltase cukup baik, tingkat penggunaan efisiensi tinggi
Penggunaan : cocok digunakan untuk binis berskala menengah atau besar dan dapat memperpanjanh penggunaan perangkat pada sistem yang besar

Category:

Share:

Join the discussionSHARE YOUR THOUGHTS